Guardiola memahami ketidakbahagiaan penggemar atas situasi Hart

stuffyourdoodles.com – Manajer Manchester City Pep Guardiola benar-benar mengerti jika fans tidak senang sebagai klub favorit dan kiper Premier League pemenang Joe Hart kepala untuk pintu keluar.

Out-of-mendukung Hart direncanakan akan digantikan oleh kiper Barcelona Claudio Bravo, tapi internasional Inggris mengenakan ban kapten dalam penampilan pertamanya musim ini sebagai Kota maju ke penyisihan grup Liga Champions melalui kemenangan 1-0 atas Steaua Bucharest , penyegelan 6-0 kemenangan agregat.

pemain terlama City setelah tiba pada tahun 2006, Hart – kedua biola untuk Willy Caballero untuk membuka kampanye 2016-17 – adalah pusat perhatian di Stadion Etihad, Rabu, dengan fans meneriakkan namanya protes karena mereka membuat perasaan mereka diketahui Guardiola.

Guardiola mengakui status legendaris Hart di klub namun menegaskan keputusan harus dibuat, tidak peduli seberapa populer mereka mungkin.

“Dari awal saya tiba di sini dengan banyak informasi dan saya menganalisis apa yang saya lihat di lapangan dan di luar lapangan, terutama di ruang ganti,” kata Guardiola. “Semua dari mereka, saya benar-benar terkesan bagaimana profesional mereka. Manchester City beruntung.

“Saya harus mengambil keputusan dan saya tidak bisa menyangkal apa yang saya rasakan. Jika fans tidak senang aku benar-benar bisa mengerti.

“Saya ingin semua keputusan saya untuk membuat semua orang senang tapi tidak mungkin.

. “Anda harus mengambil keputusan untuk mempengaruhi pada kehidupan para pemain Kami memiliki 28 pemain – kita bisa bermain 11.

“Tujuh belas pemain tidak bisa bermain. Apakah Anda pikir mereka senang? Mereka tidak senang dengan manajer.

“Mereka layak untuk bermain. Ketika mereka sedang melatih tidak baik, atau tidak orang baik, bagi saya itu tidak masalah. Tapi itu tidak terjadi di sini.”

Incaran Milan Atas Clement Grenier Semakin Dekat

clement-600x398

stuffyourdoodles.com – AC Milan dikabarkan ingin mendatangkan pemain tengah Lyon yakni Clement Grenier dalam akhir musim ini. Kendati demikian, Presiden Lyon yang bernama Jean Michel Aulas memberikan penjelasan mengenai pelepasan Grenier dalam waktu singkat ini. Informasi itu lantas menjadi peluang emas bagi Milan dalam menghadirkan gelandang berkualitas itu di bursa transfer pemain tahun ini. Disamping itu, Milan tahun ini hanya mampu mendatangkan dua pemain baru dari tim lainnya. Mereka ialah Glanluca Lapadula yang bermain di kompetisi Serie B dan juga Leonel Vangloni yang tengah memperkuat Argentina di barisan lini belakang. Alasan ketertarikan Milan atas Grenier dikarenakan gaya permainannya yang begitu fantastis di setiap pertandingan.

Informasi yang dilansir bahwa tim Rossoneri tengah berupaya untuk mengaet pemain Lyon dalam pekan depan nanti. Kehadiran Grenier akan menjadi kunci utama bagi Milan dalam mengisi posisi lini tengah. Terdapat juga kans untuk besutan Vincenzo Montella ini lantaran pihak petinggi klub Lyon sudah memutuskan untuk melepaskan geladang berusia 25 tahun itu ke tim lainnya. ” Kami memang berpendapat jelas untuk menghentikan kariernya disini, karena dinilai kurang fokus pada pertandingan yang ada. Namun kans untuk Milan akan terbuka cukup lebar dalam mendatangkan dirinya “, Sebut Montella di situs pribadinya.

” Grenier merupakan pemain penting untuk klub AC Milan. Dia tidak berbeda jauh dengan pemain Mathieu Valbuena. Dia sendiri telah mempersiapkan diri untuk menjalani kariernya di klub lainnya. Oleh sebab itu, kami disarankan untuk memberikan kontrak baru kepada dirinya sebelum bursa transfer berakhir dengan tuntas “, Ujar Aulas di hadapan Le Progres yang dilansir oleh media Gazzetta World. Disamping itu, kehadiran Clement Grenier akan menjadi kesulitan besar bagi para pemain AC Milan seperti Andrea Bertolacci dan juga Giacomo Bonaventura yang bertugas di barisan lini tengah.

Gelandang berkewarganegaraan Perancis ini merupakan lulusan dari Lyon. Sejak mengakhiri laganya bersama dengan para pemain Lyon, dimana ia telah menunjukkan keyakinan diri sebanyak 146 kali kompetisi dengan sumbangan 18 gol serta 28 assist di semua ajang manapun. Kemampuan agresifnya itu lantas menjadi peluang emas bagi AC Milan untuk segera mengaetnya. Disisi lain, Grenier juga mempunyai 5 caps sejak berseragam Tim Nasional Prancis. ” Kami harus mampu meraih titel juara di derby musim depan nanti. Meskipun tahun lalu harus terpuruk di posisi papan tengah, namun tekad dan usaha kami akan terus berlanjut “, Imbunya kembali.

Munchen Kesal Dengan MU Soal Schweinsteiger

bastian-schweinsteiger-manchester-united-midfielder_3367036

stuffyourdoodles.com – Manchester United yang sebelumnya mengalami masa-masa sulit tentang penampilannya kurang bagus serta seringnya gonta-ganti pelatih ini, kembali diterpa masalah soal sang pelatih baru Manchester United Jose Mourinho yang membuat sebuah kontroversi mengenai salah satu pemainnya yang bernama Bastian Schweinsteiger. Jose Mourinho dalam waktu dekat ini mengabarkan akan mendatangkan salah satu gelandang asal tim nasional Prancis yang bernama Paul Pogba jadi Mourinho ingin menggeser posisi Bastian Schweinsteiger dengan caranya sendiri tanpa memainkannya karena menurutnya perfomanya pun kurang bagus dalam belakangan ini. Dirinya juga sering diterpa cedera jadi Mourinho mengambil keputusan ini sendiri.

Bastian Schweinsteiger yang merupakan salah satu mantan pemain Bayern Munchen dan kubu Bayern Munchen mendengar berita tersebut maka kubu Bayern Munchen pun langsung naik darah dan merasa kecewa setelah gelandang internasionalnya diboyong oleh Manchester United dan tidak diperlakukan dengan baik. Malahan ingin menggeser posisi Bastian Schweinsteiger dengan cara pelatihnya sendiri. Seharusnya ini tidak boleh dilakukan karena dalam perfoma seorang pemain baru ini harus beradaptasi dulu dengan lama baru bisa menunjukkan skillnya. Tapi ini malah mau menggantikan posisinya langsung.

Pihak Bayern Munchen mengakui kurang pantas dengan keputusan yang diambil oleh pelatih Jose Mourinho. Memang Schweinsteiger digaji tinggi oleh Setan Merah tapi kalau penampilannya masih belum bagus, seharusnya belum boleh mengambil keputusan begitu. Semua itu butuh waktu dan kerja sama. Kami tahu Mourinho memang menyukai skill yang dimiliki oleh Paul Pogba tapi tidak boleh dengan langsung mau melepaskan Schweinsteiger dengan begitu saja.

Kami Bayern Munchen yang merupakan salah satu mantan klub yang pernah merekrutnya dengan cukup lama ini merasa kesal dan kecewa dengan perlakuan yang diberikan oleh Jose Mourinho kepada Bastian Schweinsteiger. Sebenarnya gelandang asal Jerman ini memiliki aura untuk membawa klubnya menjadi juara karena dia adalah pemain berbakat internasional di Jerman tapi mereka malah tidak sadar akan penampilannya, kami sangat heran kata Karl-Heinz Rummenigge.

David Moyes sambut datangnya musim baru kompetisi dengan optimis

moyes

stuffyourdoodles.com – Pelatih baru Sunderland David Moyes boleh jadi tidak mendapatkan simpatik ketika sudah menjalankan dua kali kegagalan dalam memimpin klub terakhir, gagal ketika diberi mandat untuk mengisi posisi Sir Alex Ferguson memimpin para laskar Setan Merah yang berakibat dirinya dipecat sebelum musim kompetisi berakhir, semusim kemudian dia sudah kembali kelapangan untuk memimpin Real Sociedad dan kejadian serupa kembali dirasakannya.

Jejak perjalanan seorang David Moyes pada awalnya tidaklah terlalu buruk jikalau dilacak mundur beberapa musim silam, dia pernah sukses membawa Everton bertahan di Premier League untuk jangka waktu cukup lama *2002-13, ketika dia datang ke Goodison Park klub sedang dalam keadaan darurat degrarasi, awali musim Moyes muncul menyelamatkan klub dan menjadi pahlawan untuk The Toffees .

Setelah itu David Moyes yang memulai karier dengan melatih klub Preston North End terus menempatkan nama Everton diposisi 10 besar disetiap akhir musim kompetisi, dan beberapa kali meloloskan tim asuhannya kepersaingan benua Eropa setingkat Liga Eropa/UEFA Cup, hasil terbaik diperlihatkan dimusim 2004-05 dimana hampir saja dia meloloskan The Toffees kepersaingan Liga Champions jika saja mereka berhasil lolos dari babak playoff.

Kini walau tak masuk dalam perhitungan ketika banyak pelatih tenar bercokol bersama klubnya di Premier League mantan pelatih Everton ini tak gentar untuk jalankan musim kompetisi memimpin The Black Cats, dirinya pun merasa yakin kalau kali ini dia akan mengulang kesuksesan serupa seperti ketika dia memimpin di Goodison Park dulu.

“Saya pernah melalui masa-masa sukses bersama The Toffees dan hal serupa akan berlaku untuk Sunderland, saya sangat optimis untuk membawa tim ini kepersaingan papan atas, hal yang paling penting saat ini adalah memulai pekerjaan dengan mencermati armada yang ada saat ini untuk dapat dioptimalkan walau saya menyadari kalau itu butuh waktu tentunya” cakap Moyes.

Diusianya yang sudah memasuki angka 53 saat ini Moyes tak munafik kalau dalam menjalankan misinya untuk membawa kembali klub kepermukaan akan memakan waktu, hampir terdegrarasi dimusim terakhir sebelum Sam Allardyce datang menyelamatkan klub tentunya Sunderland sedikit banyak bermasalah dalam hal armada dan itu perlu pembenahan yang tidak mungkin instant.

“Situasi di Sunderland tak berbeda jauh dengan situasi di Everton ketika saya datang dahulu, kami berbenah satu demi satu karena tidak adanya budget besar tersedia, jadi kami harus memulai kerja dengan armada seadanya yang tentunya ini akan menjadi sebagian penghambat rencana kami, tapi itu tidak mengapa kami akan berusaha yang terbaik untuk klub dimusim kompetisi baru nanti” sambung Moyes.

Terkait membanjirnya pelatih berkelas dikompetisi Premiership musim ini David Moyes merasa kalau itu adalah sebuah tantangan positive dan sehat baginya, bukan penghalang berarti ketika semua klub yang bersaing berada dalam kesempatan yang sama untuk memenangkan pertandingan, butuh sebuah keberuntungan untuk memenangkan sebuah laga bukan melulu melalui pamer kekuatan armada.

Klopp Katakan Saya Lebih Tenang Ketimbang Conte

jurgen-klopp-liverpool_3366696

stuffyourdoodles.com – Arsitek sang peracik Strategi Liverpool, Jurgen Klopp sudah mengklaim dirinya lebih tenang di sisi lapangan ketimbang pelatih Chelsea, Antonio Conte yang terlihat sangat bersemangat dipinggir lapangan. Klopp sendiri yang mengambil ahli jabatan sebagai manajer di Anfield Stadium setelah kepergian Brendan Rodgers di akhir bulan Oktober lalu, setelah dia lebih terkenal atas selebrasi-selebrasi yang mengejutkan di pinggir lapangan dan aksi dramatis selama pertandingan.

Seperti bagiannya kepada Conte, saat Chelsea menghadapi Liverpool di Internasional Champions Cup pada hari Rabu malam WIB, telah mendapatkan reputasi yang sama selama kariernya atas performa penampilan bersemangatnya selama 90 menit waktu normal pertandingan, termasuk di Piala Eropa 2016 di Prancis. Saat berbicara secara ekslusif dalam wawancara dengan media Inggris, mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut mengatakan bahwa dirinya lebih bersikap tenang dari koleganya itu selama pertandingan berlangsung.

” Saya telah melihat dirinya di kejuaraan Piala Eropa 2016 dan, ya , dirinya sangat emosional dan saya pikir, apakah terkadang diri saya seperti ini di pinggir lapangan? Saya pikir saya lebih tenang ketimbang dirinya, tapi ini bukan sebuah pertarungan antara kami malam ini dan saya terlah bertemu dirinya sekali sebelum pertandingan Puma di Hetzel di Jerman. Kami tak banyak berbicara ketika itu, dan tak memiliki bahasa yang sama,” kata Klopp kepada media Inggris.

” Mengenai bahasa Italia saya hanyalah bisa untuk memesan beberapa makanan dan sementara itu bahasa Inggris yang dikuasi Conte sangat bagus jadi kami memiliki beberapa perpincangan malam ini, dan saya yakin hal itu. Dirinya adalah seorang pelatih hebat dan itu akan menjadi sebuah musim yang cukup sulit, baik untuk dirinya maupun untuknya,” sambungnya.

Tentang sebuah kartu merah yang diterima oleh Fabregas, Klopp mengatakan, itu adalah sebuah kartu merah. Dia telah datang menghampiri kami di ruang ganti tim dan langsung meminta maaf terkait tindakannya itu.

” Dirinya mengaku terlalu lama dalam mengambil keputusan untuk melakukan hal itu. Terkadang dalam hidup ini Anda harus melakukan keputusan yang tepat, dan Anda akan mendapatkan peringatan, khususnya dalam permainan sepakbola. Itulah yang sekarang terjadi kepada kami,” terangnya.

Setelah usai menghadapi Chelsea, Liverpool harus menghadapi Milan pada tanggal 31 Juli mendatang di Estadio Santa Clara, California, dimana sebuah tim asuhan Montella itu baru saja menang lewat drama adu pinalti melawan Bayern Munich.

Pogba Layak Di Hargai 100 Juta Pounds

index

stuffyourdoodles.com – Super Megabintang milik Juventus FC yang bernama Paul Pogba sampai saat ini dirinya terus-terusan menjadi buah bibir oleh banyak media hampir di seluruh media terkait akan kepindahannya dari Juve ke Manchester United, beritanya selalu menjadi headline di seluruh media yang ada di dunia saat ini.

Sering sekali di kabarkan jika mantan tim lamannya Manchester United telah siap untuk menyiapkan dana yang besar guna mendapatkan pemain internasional Prancis tersebut dengan harga yang di ketahui telah mencapai angka 100 juta pounds.

Jika transfer tersebut benar-benar terselesaikan, maka transfer pemain termahal dunia yang sebelumnya di pegang oleh Gareth Bale di kala dirinya di boyong oleh Real Madrid CF dengan angka 85 juta Pounds akan terpecahkan, dan akan membuat Pogba menjadi pemain termahal di dunia yang terbaru.

Namun, terdapat pro dan kontra terkait akan nilai Pogba yang tinggi tersebut, yang mana ada kalangan yang menyatakan bahwa gelandang berusia 23 tahun tersebut memang sangat layak jika di nilai dengan angka 100 juta pounds, namun terdapat juga yang menyatakan bahwa hal tersebut sama sekali tidak layak mendapatkan nilai tersebut, yang mana mereka menyatakan bahwa Pogba Overpriced dan Overrated.

Gelandang serang dari kubu Paris Saint Germain, Javier Pastore merupakan salah satu dari bagian yang Pro, di mana menurutnya dengan membeli Pogba merupakan membeli seorang pemain yang juara.

“Anda wajib untuk mengeluarkan dana yang besar untuk seorang juara, itu sudah tidak bisa di hindari lagi, kita dapat melihatnya Pogba merupakan sosok pemain yang sangat komplet sekali, ia memiliki kekuatan, kecepatan dan juga kualitas yang sangat luar biasa. Anda hanya harus dapat melihat akan permainannya pada saat berada di atas Lapangan, maka anda akan mengetahui apa itu harga tranfer pemain yang sebenarnya.” Kata Javier Pastore seperti yang di lansorkan oleh Squawka.

The Gunners Incar Lacazzete

Emirates Cup 2015 Arsenal v Olympique Lyonnais Emirates Stadium, Hornsey Rd, London, United Kingdom - 25 Jul 2015

stuffyourdoodles.com – Keinginan terbesar dari Arsenal untuk bisa mendatangkan salah satu sosok penyerang anyar pada musim panas tahun 2016 ini tampaknya masih belum bisa di dapatkan oleh mereka, pada hal tim yang berpusat di kota London bagian Utara tersebut ini baru saja kehilangan salah satu pemain incarannya yang sudah lama di inginkan oleh mereka yakni Gonzalo Higuain dari SSC Napoli.

Penyerang internasional Argentina tersebut ini di kabarkan bawha dirinya lebih memilih untuk dapat mengenakan seragam kebesaran dari Juentus FC ketimbang harus bermain di Liga Inggris dengan mengenakan seragam Arsenal FC pada musim depan 2016/2017.

Peluang dari Arsenal untuk bisa mendapatkan striker muda beli bertalanta asal Spanyol yang bernama Alvaro Morata pun di ketahui juga semakin menipis, hal ini di sebabkan karena pihak dari Chelsea FC sendiri sudah menjalin suatu kesepakatan terkait Morata.

Walau demikian, tim yang di latih oleh Arsene Wenger tersebut ini di kabarkan bahwa mereka sudah memiliki calon nama pemain yang baru untuk dapat mengisi barisan lini tengah mereka pada musim depan, pemain yang di maksudkan ialah penyerang andalan dari Olympique Lyonnais bernama Alexandre Lacazette.

Kesempatan dari Arsenal sendiri untuk bisa mengamankan servis dari pemain berusia 25 tahun ini di ketahui sangat lah besar sekali, hal ini di sebabkan karena seperti yang telah di laporkan oleh The Guardian, Lacazette sendiri telah meminta kepada pihak manajemen dari Lyon untuk dapat bisa segera menjualnya pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2016 ini.

Pada saat ini juga, pihak manajemen dari The Young Gunners Arsenal pun di kabarkan bahwa mereka telah mempersiapkan diri mereka untuk bisa mengeluarkan dana sebesar 37 juta euro, agar bisa mengamankan tanda tangan dari Lacazette pada kesempatan musim panas ini. Sepertinya niatan dari Arsene Wenger untuk bisa mendatangkan penyerang baru sangat lah besar sekali, karena ia ingin memberikan persaingan yang ketat untuk barisan lini depan miliknya.

Conte Tetap Pede Bersama Timnya

32DCA72A00000578-0-image-a-50_1459854510672

stuffyourdoodles.com – Pelatih baru dari kubu Chelsea FC yang bernama Antonio Conte, merasa sangat yakin sekali untuk dapat memaksimalkan akan performa dari skuatnya pada kompetisi English Premier League 2016/2017 mendatang.

Menurut pantau dari pelatih yang berusia 46 tahun tersebut, timnya masih memiliki suatu potensi yang besar untuk dapat bisa menjadi pemain bintang pada musim depan.

Di kompetisi English Premier League musim 2015/2016 yang lalu, Chelsea FC sendiri di ketahui bahwa mereka telah gagal total untuk dapat bisa menutupi akan musim tersebut dengan manis, di mana tim yang berpusat di  kota London tersebut ini hanya berhasil mengakhiri musim tersebut dengan berada di peringkat ke 10 klasemen akhir Liga Inggris.

Walaupun mereka memiliki catatan yang tidak memuaskan hati pada musim lalu, pelatih anyar mereka Conte merasa sangat yakin sekali bahwa timnya akan dapat menjadi salah satu tim yang bisa terus tampil dengan maksimal pada setiap laga yang mereka jalani pada musim depan.

Hal ini di sebabkan karena menurut pelatih berkebangsaan asal Italia tersebut ini, pemain yang telah terdapat di dalam skuat Chelsea FC, selalu memiliki hasrat untuk dapat bisa menjadi pemain yang lebih baik.

“Seluruh pemain yang ada di sini berkembang denga sangat cepat sekali, kami memiliki pemain-pemain yang memiliki talenta yang bertalenta. Dunia tidak mungkin untuk dapat bisa menilai mereka dengan memiliki kemampuan seperti Suarez, Ronaldo, Messi, Neymar, atau pun Paul Pogba.” Kata Conte seperti yang di Sampaikan oleh Soccerway.

“Akan tetapi, kami memiliki skuat yang ingin terus berkerja dengan keras dan dapat bisa berkembang untuk bisa mencapai meraih level yang jauh lebih baik. Saya sangat yakin sekali, bahwa terasa sangat penting sekali bagi seorang pemain untuk dapat bisa mengerti akan bahwa mereka harus dapat berkerja dengan keras untuk dapat bisa menunjukan akan apa yang telah mereka lakukan selama ini.” Akhir Conte.

Pep Keluarkan 1,5 T Untuk Dua Bek

index

stuffyourdoodles.com – Pelatih terbaru dari kub Machester City yang bernama Josep Pep Guardiola, tampaknya dirinya tengah memfokuskan dirinya untuk dapat bisa melakukan pembenahan secara besar-besaran para area pertahanan Manchester City.

Salah satu hal yang telah di lakukan oleh pelatih yang berkebangsaan asal Spanyol ini ialah dengan mendatangkan beberapa pemain anyar dan baru untuk dapat bisa lebih memperkuat barisan lini pertahanan dari tim yang bermarkaskan di Etihad Stadium tersebut.

Kali ini di ketahui bahwa dirinya telah mengantongi dua nama pemain yang berposisikan sebagai bek tengah, dan mereka berdua di ketahui telah menjadi prioritas utama dari pelatih Pep pada musim panas ini.

Seperti yang telah di beritakan oleh Mancheter Evening News, dua pemain tersebut ialah Aymeric Laporte dan John Stones. Nama dari Stones sendiri memang sudah lama sekali menjadi target incaran dari Manchester City, terhitung dari musim panas tahun 2015 yang lalu, di mana mereka membenarkan bahwa sangat tertarik sekali dengan penampilan dari bek muda Everton yang baru berusia 22 tahun tersebut ini.

Akan tetapi tawaran yang telah di lancarkan oleh kubu City tersebut ini sama sekali selalu di tolak oleh kubu Merseyside Biru. Sementara untuk Laporte sendiri sebenarnya bahwa dirinya akan di siapkan sebagai salah satu cadangan jika pada saat Stones tidak berhasil mendapatkan Stones dari Everton FC.

Akan tetapi sepertinya strategi tersebut telah berubah, karena Pep Guardiola sendiri menyatakan bahwa dirinya ingin kedua pemain tersebut pada jendela bursa transfer pemain musim panas ini.

Untuk bisa mendapatkan kedua pemain tersebut, City sendiri di ketahui bahwa mereka telah menyiapkan dana sebesar 84 juta pounds atau sekitar 1,5 T, dengan rincian Stones dengan harga 45 juta pounds (825 Miliar rupiah), sedangkan untuk Laporte senilai 39 juta poundsterling (738 miliar rupiah).

Sepertinya ini akan menjadi sebuah perubahan yang sangat besar sekali dari seorang Guardiola untuk membuat timnya menjadi lebih tangguh lagi pada musim depan.

Don Carlo Ingatkan Madrid Agar Tidak Lengah

index

stuffyourdoodles.com – Carlo Ancelotti yang merupakan mantan pelatih Real Madrid memperingatkan kepada Ronaldo dkk agar tidak lengah ketika menghadapi Atletico Madrid di final Liga Champions yang akan berlangsung pada Minggu dinihari besok karena pasukan Diego Simeone memiliki kemampuan yang sangat berbahaya sedikit kesalahan yang dilakukan pemain Madrid bakal dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya oleh pihak lawan, tidak bisa dipungkiri lagi jika kualitas dari pelatih Argentina tersebut memang sangat bagus karena ia berhasil menyingkirkan dua unggulan juara yaitu Bayern Munich dan Barcelona. Kemenangan tersebut jelas bukanlah sebuah faktor keberuntungan, lini pertahanan yang sangat solid merupakan andalan dari Los Rojiblancos selain itu tim ini mempunyai serangan balik mematikan.

Don Carlo dalam komentarnya bersama media menyebutkan bahwa Simeone pasti akan menerapkan permainan bertahan seperti biasanya dan hal yang harus dilakukan oleh Madrid adalah berusaha untuk mencetak gol secepat mungkin jika itu terjadi maka skema permainan bisa dipastikan berubah. Saya tentunya sangat mengharapkan agar Madrid bisa kembali meraih trofi Liga Champions karena inilah satu-satunya gelar yang bisa didapatkan oleh tim tersebut dimusim ini, tidak ada alasan bagi mereka untuk gagal dan jika itu terjadi maka musim ini akan menjadi hal yang buruk situs taruhan bola.

Pertandingan yang akan berlangsung di kota Milan tersebut memang bisa diyakini akan berlangsung menarik dan ketat, ini merupakan kedua kalinya dua tim asal Madrid saling berhadapan di laga final. Pada edisi yang pertama terjadi pada dua musim yang lalu dimana pada saat itu Los Blancos mampu keluar sebagai pemenangan setelah melalui perjuangan yang berat tentunya Atletico sudah belajar dari kesalahan tersebut dan tidak ingin melakukan hal serupa.

Simeone sendiri telah menyatakan jika persiapan timnya pada saat ini jauh lebih baik dari final yang lalu karena para pemain mendapatkan istirahat yang cukup banyak, beberapa skema permainan telah dipersiapkan oleh sang pelatih pada sesi latihan dan ia sendiri merasa sangat percaya diri jika anak asuhnya bakal memenuhi impan dari fans yakni menjadi juara.

sumber : https://kaisarjudi.com/